ITB Ultra Marathon hadir kembali. Bagi para peserta, kegiatan tahunan yang digelar Yayasan Solidarity Forever itu memberikan kesan tersendiri. Lantaran itu, para peserta pun menyambut dengan antusias ajang lari ultra marathon yang diinisiasi oleh alumni Institut Teknologi Bandung ini.
Apa saja kesan para peserta?
“Hebat ya ITB Ultra Marathon mengompori olahraga rutin dan hidup sehat. Juga melakukan crowdfunding untuk ITB,” kata Betti Alisjahbana, Ketua Majelis Wali Amanat ITB 2014 – 2019, yang juga alumnus angkatan 1979.
“Life is a marathon. Itu adalah metafora. Tapi Relay-18 di ITB Ultra Marathon membuktikan pentingnya kerja sama dan kebersamaan untuk berhasil dalam kehidupan. Hadapi berbagai tantangan dan rintangan yang tak terbayangkan sebelumnya. Menemukan kekuatan dan kemampuan yang tidak pernah diduga ada. Akhirnya siapa yang menang bukanlah tujuan. Tetapi semangat kebersamaan, sportivitas, dan gaya hidup yang sehat. Vivat almamater,” kata Iwan Pontjowinoto, pakar keuangan syariah, alumnus angkatan 1973.
“Ikut Ultra Marathon (UM) ITB mengubah pikiran saya tentang lari. Katanya individual sport. Ternyata bisa menjadi kerja sama tim. Katanya Cuma bermodal napas dan dengkul. Ternyata butuh juga seabreg teori, strategi, running gear, GPS, cool shoes, jersey, race pack, live report, supporting team, selfie, masker, dan lain-lain,” kata Heru Setiawan, Direktur Strategi dan Pengembangan PGN 2020, alumnus angkatan 1983.
“Saya menghargai dan ucapkan terima kasih terurama kepada peserta yang mayoritas alumni ITB dan sponsor sehingga BNI-ITB Ultra Marathon ini bisa rutin terselenggara,” kata Ridwan Djamaluddin, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Salah satu momen yang tidak terlupakan itu memang di BNI-ITB UM 2017. Waktu saya jadi kapten dan momen yang paling diingat itu susahnya mencari teman dan memantau teman satu tim,” kata Theresia Ratih Sawitridjati, pelari CIT, alumnus angkatan 1989.
Gelaran olahraga itu diinisiasi oleh Yayasan Solidarity Forever (YSF). Kegiatan itu bertujuan meningkatkan dan menjaga solidaritas alumni ITB di seluruh dunia. Di samping itu, kegiatan itu turut menggelorakan semangat olahraga lari untuk civitas akademika ITB, alumni dan keluarga, mahasiswa, serta teman-teman ITB.
Selain itu, kegiatan itu pun bertujuan membangun semangat dan peduli pada almamater, serta menjadi sarana berbagi untuk membantu ITB.
